Dari Shald (http://www.indoforum.org/archive/index.php/t-7251.html)
Journey into the less explored universe of own mind is the most
exciting and challenging adventure that only a few dare to enjoy.
- Adi W. Gunawan
Kalimat pembuka di atas adalah hasil perenungan saya dalam proses
perjalanan ke dalam diri. Ternyata pikiran adalah suatu alam yang
begitu luas dan sangat jarang dijelajahi oleh kebanyakan orang.
Pikiran adalah the last frontier yang menyimpan begitu banyak misteri
dan keajaiban. Artikel berikut mengulas salah satu aspek yang
berhubungan dengan pikiran yaitu aspek perasaan atau emosi.
Minggu lalu saya mendapat telpon dari seorang kawan lama, sebut saja
Budi, yang berkeluh kesah mengenai keadaan dirinya. Banyak hal yang
ia keluhkan. Mulai dari kondisi keuangannya, keadaan kesehatannya,
keadaan keluarganya, lingkungan kerjanya dan masih banyak lagi.
"Saya stres berat nih!" keluhnya.
"Kamu berkata 'saya' stres berat. Bagian mana dari dirimu yang
mengalami stress?" tanya saya sambil mulai berusaha mengubah mental
state-nya.
"Maksudmu?" kawan saya balik bertanya dan mulai terlihat bingung.
"Tadi kamu bilang bahwa kamu stress berat. Saya ingin tahu bagian
mana dari dirimu yang mengalami stress berat itu?" tanya saya lagi.
"Ya benar. Saya lagi stres berat. Saya nggak ngerti pertanyaanmu,"
jawab Budi semakin bingung.
"Begini Bud. Manusia terdiri dari badan dan batin. Nah, bagian mana
dari dirimu yang merasakan stres? Badan? Pasti merasakan. Badanmu
pasti merasa tidak enak karena setiap bentuk emosi akan berakibat
pada tubuh fisik. Selain itu yang lebih penting lagi adalah kamu
perlu mengerti aspek batinmu. Batin manusia terdiri dari empat
komponen yaitu: pikiran, perasaan, ingatan, dan kesadaran," jawab
saya.
"Trus... kalau saya frustasi... bagian mana yang merasakan frustasi?
Bukankah yang merasakan frustasi adalah diri saya?" tanyanya dengan
penasaran.
Pembaca yang baik. Apa yang saya jelaskan berikut ini adalah
ringkasan dari hasil diskusi kita mengenai perasaan atau emosi.
Setiap kali kita merasa tidak enak, secara mental, maka yang terkena
sebenarnya adalah perasaan kita. Aspek perasaan inilah yang akan
menderita setiap kali kita merasakan emosi "negatif". Sengaja saya
memberikan tanda kutip karena sebenarnya semua emosi adalah baik atau
positip.
Lalu dari mana asalnya emosi? Apa hubungannya dengan kejadian yang
kita alami setiap hari?
Sebelum bicara mengenai emosi saya ingin mengulas sedikit mengenai
proses berpikir. Setiap kejadian yang kita alami bersifat netral.
Tidak ada kejadian yang baik ataupun buruk. Shakespeare dengan sangat
indah berkata, "There is nothing either good or bad, but thinking
makes it so". Jadi, baik atau buruknya suatu kejadian semata-mata
bergantung pada makna yang diberikan oleh pikiran kita.
Pemberian makna ini sebenarnya berlangsung sangat cepat dan terjadi
di pikiran bawah sadar. Contohnya? Misalnya anda sedang mengendarai
mobil dengan santai dan tiba-tiba sebuah mikrolet menyalip anda
dengan cepat dan langsung berhenti mendadak di depan anda. Anda
sangat kaget dan untung masih sempat menginjak rem sehingga tidak
sampai menabrak mikrolet itu. Bagaimana reaksi anda? Pada umumnya
orang akan langsung marah, memaki, atau mengumpat si sopir mikrolet.
Ceritanya akan lain bila ternyata anda baru menang hadiah utama,
sebesar Rp. 1 Milyar, dari suatu bank. Saat itu hati anda sedang
gembira. Dan saat anda disalip mikrolet, anda akan berkata, "Kasihan
ya sopir ini. Rupanya lagi ngejar setoran. Maklum ekonomi lagi sulit.
Ada baiknya saya menyumbangkan sedikit rejeki saya buat sopir malang
ini." Anda kok tidak marah?
Nah, makna yang kita berikan, dari setiap kejadian yang kita alami,
selanjutnya akan mencetus/men-trigger emosi yang ada di pikiran bawah
sadar. Emosi ini selanjutnya akan menentukan respon/reaksi kita.
Tadi saya mengatakan bahwa semua emosi adalah baik. Tidak ada emosi
yang negatip. Apa maksudnya? Anda mungkin heran dengan pernyataan
ini. Bukankah emosi "marah", "kecewa", "frustasi", dan sejenisnya
adalah emosi negatif?
Sebelum saya teruskan uraian saya, saya ingin bertanya kepada
anda, "Berapa banyak kosa kata, tentang emosi, yang anda kuasai?"
Banyaknya kosa kata yang anda kuasai, mengenai emosi, mencerminkan
kecerdasan emosi anda. Lho kok bisa? Umumnya orang hanya mengenal
beberapa kata yang mewakili emosi. Misalnya
kata "marah", "kecewa", "frustasi", atau "stres". Karena mereka hanya
menguasai beberapa kata saja maka setiap kali mengalami
emosi "negatif" maka mereka langsung berkata, "Saya lagi stres".
Singkat kata semua kondisi emosi dianggap stres. Benarkah demikian?
Ada banyak kata yang mewakili emosi. Misalnya sedih, stres, putus
asa, kecewa, marah, senang, bahagia, frustrasi, gembira, gelisah,
depresi, terluka, iri/dengki, kesepian, rasa bosan, takut, jengkel,
khawatir, cemas, rasa bersalah, tersinggung, dendam, sakit hati, rasa
tidak mampu, benci, perasaan tidak nyaman, bahagia, tersanjung, dan
cinta.
Lalu apa sih gunanya emosi? Emosi sebenarnya merupakan sinyal
komunikasi yang berasal dari pikiran bawah sadar. Setiap emosi
mempunyai makna dan tujuan yang sangat spesifik yang sangat
bermanfaat bagi diri kita. Namun sayang, tidak banyak orang yang
tahu, mau repot-repot untuk mencari tahu, atau benar-benar mengerti
makna yang terkandung dalam setiap emosi.
Misalnya emosi "marah". Mengapa kita marah? Marah berarti ada
pengharapan kita yang tidak terpenuhi atau kita merasa telah
diperlakukan secara tidak adil oleh orang lain.
Emosi menjadi sesuatu yang negatif bila kita tidak mampu mengartikan
pesan yang terkandung dalam emosi itu. Emosi berakibat negatif bila
kita dikuasai olehnya. Lalu bagaimana cara untuk bisa menguasa emosi
kita? Cara mudah. Kita perlu memahami bahwa pikiran logis dan emosi
tidak dapat aktif dalam waktu bersamaan. Salah satu pasti menguasai
yang lain.
Jadi, bila emosi yang dominan maka pikiran logis tidak dapat bekerja.
Demikian sebaliknya. Saat pikiran logis sedang aktif maka emosi
kehilangan daya pengaruhnya. Hal ini bisa terjadi karena perasaan
atau emosi sebenarnya adalah bentuk pikiran juga. Dengan mengubah
pikiran maka perasaan akan berubah.
Cara paling mudah untuk menguasai dan menghilangkan pengaruh negatip
suatu emosi adalah dengan melakukan analisa atau mencari tahu makna
yang terkandung dalam setiap emosi yang sedang anda rasakan.
Misalnya anda sangat marah. Daripada larut dalam kemarahan anda,
lakukan analisa. Hal ini memang tidak mudah. Namun anda harus
disiplin untuk memaksa diri anda melakukan analisa. Caranya? Tanyakan
kepada diri anda, "Mengapa saya marah?", "Apakah karena mood saya lagi nggak enak atau ada sebab lain?", strong>>"Apakah benar saya telah diperlakukan tidak adil oleh orang lain?", "Apakah benar emosi yang saya rasakan saat ini adalah emosi marah?", "Apakah saya telah memberikan makna yang tepat atas apa yang saya alami?", Apa yang saya bisa lakukan selain larut dalam kemarahan?"
Saat anda bertanya pada diri anda saat itu pula fokus anda mulai
beralih. Saat anda mencari jawaban atas pertanyaan anda saat itu pula
pikiran logis anda bekerja dan menjadi dominan. Bila anda sering
melakukan analisa terhadap perasaan anda maka anda akan semakin
mengenali diri anda dan akan timbul kebijaksanaan.
Bagaimana dengan emosi takut? Perasaan takut adalah suatu emosi yang
sangat positif. Apa maknanya? Emosi takut adalah sinyal komunikasi
yang dikirim pikiran bawah sadar ke pikiran sadar dengan pesan bahwa
akan terjadi sesuatu di masa depan, di mana anda merasa tidak siap
untuk menghadapinya. Dengan kata lain, emosi takut sebenarnya membawa
pesan "antisipasi".
Misalnya? Saat anda mau ujian skripsi. Anda merasa takut. Nah,
daripada hanya sekedar ketakutan, anda harus menyiapkan diri dengan
sungguh-sungguh. Anda takut karena anda merasa tidak siap. So...
siapkan diri anda dengan lebih baik. Sederhana, kan?
Bagaimana dengan emosi lainnya? Misalnya rasa bosan. Rasa bosan
artinya apa yang kita lakukan sekarang ini kurang menantang. Itulah
sebabnya kita bosan. Lalu, apa yang harus dilakukan? Kita perlu
menetapkan suatu target yang sedikit lebih tinggi dari biasanya
sehingga kita merasakan tantangan dan dorongan untuk lebih giat
bekerja.
So, berbahagialah bila anda yang merasakan up and down suatu emosi.
Anda akan semakin bijaksana karena mendapat pesan dari guru
kebijaksanaan.
Oh ya, satu hal lagi. Kalaupun anda tidak mau menganalisa atau tidak
tahu makna dari suatu emosi yang sedang anda rasakan, anda cukup
berdiam diri atau menahan diri untuk tidak menuruti emosi anda.
Mengapa? Karena emosi sama dengan pikiran. Sekarang muncul, selang
beberapa saat lagi akan menghilang. Muncul lagi, lalu hilang lagi.
Tulisan yang bagus banget ini saya dapat ketika searching di Google untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi perasaan emosi, mudah tersinggung dan males. Dari beberapa tulisan, saya rasa tulisan ini paling mewakili solusi yang tepat yang dibahas secara logis dan rasional bagaimana caranya untuk mengatasi emosi (yang sering dialami oleh sebagian manusia termasuk saya :D).
Mudah-mudahan beberapa solusi bisa diatasi dengan menganalisa terlebih dahulu bentuk emosi yang sedang kita hadapi dengan cara sebagai berikut:
1. Mengapa saya marah?
2. Apakah mood saya sedang tidak enak atau ada hal lain?
3. Apakah benar emosi yang saya rasakan sekrang emosi marah?
4. Apakah saya telah memberikan makna yang tepat atas apa yang saya alamai?
5. Apakah yang bisa saya lakukan selain larut dalam kemarahan?
InsyaALLAH dengan Bila anda sering melakukan analisa terhadap perasaan anda maka anda akan semakin mengenali diri anda dan akan timbul kebijaksanaan.
Nah, itulah sekilas ulasan cara menghadapi emosi yang dibahas dari segi ilmu keduniaan, sedangkan cara lain sudah banyak Rasulullah contohkan dalam Qur'an Hadistnya kan, silahkan di deres-deres lagi :).
Minggu, 21 Juni 2009
Senin, 15 Juni 2009
Resensi buku karangan Mary Leonhardt (part 1)
Buku "99 CARA MENJADIKAN ANAK ANDA "KERANJINGAN" MEMBACA karangan Mary Leonhart menceritakan tips-tips untuk membuat anak menjadi gemar membaca. Ada beberapa point penting yang bisa aku garis bawahi dari buku tersebut sebagai berikut:
- Mary Leonhart sang penulis memberikan gagasan pada bagian pendahuluan buku tersebut yang menurutku sangat amazing karena ternyata membaca itu bukan bakat atau keturunan simak dech tulisannya berikut: "Saat pertama mengajar bahasa Inggris SMU-kira-kira dua puluh lima tahun silam-saya mengira bahwa anak-anak yang gemar membaca menumbuhkan kecintaannya kepada buku lewat kemauan mereka sendiri. Ya, mungkin saja mereka berasal dari keluarga yang orangtua mereka adalah para pecinta buku. Mungkin juga mereka telah dididik membaca sejak masa kanak-kanak. Namun, terlepas dari semua itu, mungkin mereka memiliki "darah" cinta buku yang membuat mereka mampu melihat adanya keajaiban dan keluarbiasaan dalam membaca.Ternyata saya salah. Kini saya mengetahui bahwa anak-anak yang gemar membaca ternyata mempunyai orangtua yang bersedia melakukan hal-hal sangat khusus untuk menanamkan kecintaan membaca ke dalam diri anak-anaknya".
- Ada 10 kiat utama untuk menjadikan anak kita keranjingan membaca,sebagai berikut:
1. Anak-anak harus gemar membaca agar dapat membaca dengan baik. Mereka hanya akan bersedia menggunakan sebagian waktuya untuk membaca jika mereka memang gemar membaca. Berlatih adalah segalanya.
2. Anak-anak yang gemar membaca akan mempunyai rasa kebahasaan yang lebih tinggi. Mereka akan berbicara, menulis, dan memahami gagasan-gagasan rumit secara lebih baik.
3. Membaca akan memberikan wawasan yang lebih luas keberagamannya, yang membuat belajar dalam segala hal lebih mudah. Anak-anak yang hanya membaca buku-buku fiksi pun akan mengerti tentang fakta-fakta yang ada dalam sejarah, geografi, politik, dan ilmu pengetahuan.
4. di SMU, hanya anak-anak yang gemar membacalah yang mempunyai keterampilan bahasa untuk menjadi unggul dalam setiap bidang yang memerlukan banyak membaca-seperti dalam tingkatan kemampuan memahami bahasa yang sulit, bahasa asing, sejarah, atau sains. Mereka adalah anak-anak yang senantiasa unggul di kelas dan unggul di dalam ujian. Mereka adalah anak-anak yang bisa diterima di pelbagai perguruan tinggi terkenal.
5. Kemampuan istimewa membaca kemungkinan dapat mengatasai rasa tidak percaya diri anak terhadap kemampuan akademik mereka karena mereka akan mampu menyelesaikan sedikit waktu dan energi emosional mereka. Sebaliknya, anak-anak yang tidak suka membaca akan mudah mengalami krisis kepribadian.
6. Kegemaran membaca akan memeberikan beragam perspektif kepada anak. Setelah melihat kehidupan digambarkan melalui pandangan bermacam-macam penulis, mereka memahami ada berbagai cara untuk memandang pelbagai situasi; ada berbagai sisi untuk melihat pelbagai masalah.
7. Membaca dapat membantu anak-anak untuk memiliki rasa kasih sayang. Hakikat kasih sayang adalah kemampuan untuk memahami pandangan orang lain. Membaca menjadi sarana untuk membawa anak-anak ke dalam ribuan pola kehidupan yang berbeda, membuat mereka memahami kehidupan ini dengan segala kompleksitasnya. Dalam acara televisi, persoalan-persoalan dipecahkan secara sembarangan dalam waktu setengah jam.
8. Anak-anak yang gemar membaca dihadapkan pada suatu dunia yang penuh dengan kemungkinan dan kesempatan. Mungkin mereka akan membaca ketegangan dalam novel Michael Crichton dan bercita-cita untuk menjadi seorang ilmuwan. Cerita-cerita tentang Angkatan udara yang ditulis Mark Berent mungkin akan menimbulkan minat terhadap penerbangan jet. Betapapun dunia tempat anak-anak tinggal luasnya terbatas, dengan membaca mereka dapat pergi ke mana pun dan mereka dapat memimpikan apa pun.
9. Anak-anak yang gemar membaca akan mampu mengembangkan pola berfikir kreatif dalam diri mereka. Mereka tidak hanya mendengar informasi, tetapi juga belajar untuk mengikuti argumen-argumen yang kaya dan mengingat alur pemikiran yang beragam.
10. Kecintaan membaca adalah salah satu kebahagiaan utama dalam hidup. Bersantai di kursi yang empuk, di teras yang hangat, sambil membaca cerita menyeramkan; berbaring di tepi pantai seraya tertawa membaca buku komik yang lucu; tertidur pulas ketika sedang membaca novel percintaan yang romatis adalah sekadar contoh kebahagiaan itu. Tanpa kesenangan-kesenangan ini, hidup akan terasa lebih gelap dan lebih membosankan.
- Mary Leonhart sang penulis memberikan gagasan pada bagian pendahuluan buku tersebut yang menurutku sangat amazing karena ternyata membaca itu bukan bakat atau keturunan simak dech tulisannya berikut: "Saat pertama mengajar bahasa Inggris SMU-kira-kira dua puluh lima tahun silam-saya mengira bahwa anak-anak yang gemar membaca menumbuhkan kecintaannya kepada buku lewat kemauan mereka sendiri. Ya, mungkin saja mereka berasal dari keluarga yang orangtua mereka adalah para pecinta buku. Mungkin juga mereka telah dididik membaca sejak masa kanak-kanak. Namun, terlepas dari semua itu, mungkin mereka memiliki "darah" cinta buku yang membuat mereka mampu melihat adanya keajaiban dan keluarbiasaan dalam membaca.Ternyata saya salah. Kini saya mengetahui bahwa anak-anak yang gemar membaca ternyata mempunyai orangtua yang bersedia melakukan hal-hal sangat khusus untuk menanamkan kecintaan membaca ke dalam diri anak-anaknya".
- Ada 10 kiat utama untuk menjadikan anak kita keranjingan membaca,sebagai berikut:
1. Anak-anak harus gemar membaca agar dapat membaca dengan baik. Mereka hanya akan bersedia menggunakan sebagian waktuya untuk membaca jika mereka memang gemar membaca. Berlatih adalah segalanya.
2. Anak-anak yang gemar membaca akan mempunyai rasa kebahasaan yang lebih tinggi. Mereka akan berbicara, menulis, dan memahami gagasan-gagasan rumit secara lebih baik.
3. Membaca akan memberikan wawasan yang lebih luas keberagamannya, yang membuat belajar dalam segala hal lebih mudah. Anak-anak yang hanya membaca buku-buku fiksi pun akan mengerti tentang fakta-fakta yang ada dalam sejarah, geografi, politik, dan ilmu pengetahuan.
4. di SMU, hanya anak-anak yang gemar membacalah yang mempunyai keterampilan bahasa untuk menjadi unggul dalam setiap bidang yang memerlukan banyak membaca-seperti dalam tingkatan kemampuan memahami bahasa yang sulit, bahasa asing, sejarah, atau sains. Mereka adalah anak-anak yang senantiasa unggul di kelas dan unggul di dalam ujian. Mereka adalah anak-anak yang bisa diterima di pelbagai perguruan tinggi terkenal.
5. Kemampuan istimewa membaca kemungkinan dapat mengatasai rasa tidak percaya diri anak terhadap kemampuan akademik mereka karena mereka akan mampu menyelesaikan sedikit waktu dan energi emosional mereka. Sebaliknya, anak-anak yang tidak suka membaca akan mudah mengalami krisis kepribadian.
6. Kegemaran membaca akan memeberikan beragam perspektif kepada anak. Setelah melihat kehidupan digambarkan melalui pandangan bermacam-macam penulis, mereka memahami ada berbagai cara untuk memandang pelbagai situasi; ada berbagai sisi untuk melihat pelbagai masalah.
7. Membaca dapat membantu anak-anak untuk memiliki rasa kasih sayang. Hakikat kasih sayang adalah kemampuan untuk memahami pandangan orang lain. Membaca menjadi sarana untuk membawa anak-anak ke dalam ribuan pola kehidupan yang berbeda, membuat mereka memahami kehidupan ini dengan segala kompleksitasnya. Dalam acara televisi, persoalan-persoalan dipecahkan secara sembarangan dalam waktu setengah jam.
8. Anak-anak yang gemar membaca dihadapkan pada suatu dunia yang penuh dengan kemungkinan dan kesempatan. Mungkin mereka akan membaca ketegangan dalam novel Michael Crichton dan bercita-cita untuk menjadi seorang ilmuwan. Cerita-cerita tentang Angkatan udara yang ditulis Mark Berent mungkin akan menimbulkan minat terhadap penerbangan jet. Betapapun dunia tempat anak-anak tinggal luasnya terbatas, dengan membaca mereka dapat pergi ke mana pun dan mereka dapat memimpikan apa pun.
9. Anak-anak yang gemar membaca akan mampu mengembangkan pola berfikir kreatif dalam diri mereka. Mereka tidak hanya mendengar informasi, tetapi juga belajar untuk mengikuti argumen-argumen yang kaya dan mengingat alur pemikiran yang beragam.
10. Kecintaan membaca adalah salah satu kebahagiaan utama dalam hidup. Bersantai di kursi yang empuk, di teras yang hangat, sambil membaca cerita menyeramkan; berbaring di tepi pantai seraya tertawa membaca buku komik yang lucu; tertidur pulas ketika sedang membaca novel percintaan yang romatis adalah sekadar contoh kebahagiaan itu. Tanpa kesenangan-kesenangan ini, hidup akan terasa lebih gelap dan lebih membosankan.
Jumat, 12 Juni 2009
9 amalan yang mendatangkan rizki dari Allah
Nah, dibawah ini nih ada artikel yang cocok banged ama diriku. Mudah-mudahan bisa diamalkan dengan konsisten yach...(aamiin)
Amalan yang bisa Mendatangkan Rezeki dari Alloh
(from http://www.wiwid.org)
1. Memperbanyak istighfar kepada Alloh
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا * يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا * وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا * سورة نوح 10-12
Maka berkata aku (Nuh): “Mohonlah ampun kepada Tuhan kalian, sesungguhnya Dia (Tuhan/Alloh) adalah Maha Pengampun”. (Dia) akan mengutus langit untuk menurunkan hujan yang lebat kepada kalian. Dan akan menambah pada kalian dengan harta dan anak; dan menjadikan kebun dan sungai pada kamu sekalian
Keterangan:
Dengan banyak membaca istighfar, maka Alloh akan mengampuni dosa-dosa kita (pengampunannya tentu tergantung dengan dosa-dosa yang kita perbuat). Jika kita rajin membaca istighfar, maka Alloh juga akan menambah rezeki kepada kita, yang pada ayat di atas digambarkan dengan banyaknya harta dan anak, dan adanya kebun dan sungai.
مَنْ أَكْثَرَ مِنَ اْلاِسْتِغْفَارِ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ * رواه أخمد
“Barang siapa yang memperbanyak dari istighfar, maka menjadikan Alloh dari tiap-tiap kesusahan (pada) kelonggaran/kemudahan, dan dari tiap-tiap kesempitan (pada) jalan keluar, dan memberikan rezeki dari arah yang tidak diduga.”
Keterangan:
Siapa saja yang memperbanyak membaca istighfar akan dimudahkan oleh Alloh jika menemui kesulitan, akan diberikan jalan keluar jika mengalami masalah, dan akan diberikan rezeki yang tidak disangka-disangka sebelumnya.
--------------------------------------------------------------------------------
2. Memperbanyak sodaqoh/infak fisabilillah
وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ * سورة سبإ 39
Dan semua yang kamu infakkan, maka Alloh akan menggantinya. Dan Alloh adalah sebaik-baiknya zat yang memberi rezeki.
Keterangan:
Alloh akan mengganti semua yang diinfakkan oleh manusia, baik kecil maupun besar, karena Alloh memiliki kuasa untuk memberikan rezeki. Dalam beberapa hadits lainnya justru diterangkan bahwa Alloh akan mengganti harta yang diinfakkan dengan nilai yang jauh lebih besar, baik di dunia maupun di akhirat.
قَالَ اللَّهُ أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ * رواه البخاري
Alloh berfirman: “Berinfaklah kamu, maka berinfak aku padamu”
Keterangan:
Jika kita berinfak atau memberikan shodaqoh di jalan Alloh, Alloh berjanji akan meng-infakkan kita kembali, atau memberikan ganti dari harta yang kita infakkan tersebut. Dalam hal ini, yang diberikan oleh Alloh bisa berupa harta ataupun hal-hal lain yang mungkin lebih berarti dari harta yang kita infakkan.
--------------------------------------------------------------------------------
3. Memperbanyak shilaturrohim
مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ * رواه البخاري
“Barang siapa yang senang jika dibentangkan rezeki kepadanya dan dipanjangkan umurnya maka menyambunglah pada famili/keluarganya.”
Keterangan
Orang yang senang bersilaturrohim akan dimudahkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya. Silaturrohim di sini adalah mengunjungi keluarga atau sanak famili kita, terutama yang sudah jarang sekali bertemu. Adapun umur yang dipanjangkan ada dua pengertian, yaitu umur yang memang lebih dipanjangkan oleh Alloh, atau kehidupan yang lebih baik, sehingga umur yang dirasakan lebih bermanfaat.
--------------------------------------------------------------------------------
4. Senang menghormati tamu
الضَّيْفُ يَأْتِى بِرِزْقِهِ وَيَرْتَحِلُ بِذُنُوْبِ الْقَوْمِ يُمَحِّصُ عَنْهُمْ ذُنُوْ بَهُمْ * رواه ابو الشيخ
Tamu datang dengan rezekinya dan pergi dengan dosa kaum (tuan rumah), membersihkan dari mereka (tamu) (pada) dosa-dosa mereka (tuan rumah)
Keterangan:
Kedatangan tamu membawa rezeki bagi tuan rumah. Selain itu dengan perginya tamu, maka dosa-dosa yang dimiliki oleh rumah dibersihkan (dihapus) seiring dengan perginya tamu. Perlu dicatat bahwa dalam hal ini bukan berarti yang bertamu kehilangan rezeki dan menanggung dosa :-).
--------------------------------------------------------------------------------
5. Berusaha menjadi orang yang jujur / amanah
اْلأَمَانَةُ تَجْلِبُ الرِّزْقَ وَالْخيانة تَجْلِبُ الْفَقْرَ * رواه الديلمي
Amanah itu menarik rezeki, dan khianat itu menarik kemelaratan
Keterangan
Sifat amanah atau dapat dipercaya itu dapat menarik rezeki, karena biasanya orang yang jujur dan dapat dipercaya akan disukai oleh banyak orang dan makin lama makin jujur, kepercayaan akan semakin diberikan dan akan semakin banyak menambah rezeki. Sebaliknya, orang yang tidak jujur, tidak bisa menjaga amanah atau khianat, biasanya akan dijauhi banyak orang sehingga menjadi melarat karena tidak ada perantara yang memberikan rezeki padanya.
--------------------------------------------------------------------------------
6. Meningkatkan taqwa kepada Alloh (mengerjakan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya)
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا * وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ ...الأية * سورة الطلاق 2-3
Dan barang siapa yang taqwa kepada Alloh, Alloh akan menjadikan padanya jalan keluar, dan akan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka
وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقَ بِخَطِيئَةٍ يَعْمَلُهَا * رواه ابن ماجة
Dan sesungguhnya seorang laki-laki dihalang-halangi (atas) rezeki dengan kesalahan yang dia amalkan.
Keterangan
Dari ayat Al-Qur’an dan hadits di atas bisa kita lihat bahwa Alloh akan memberikan jalan keluar dari setiap masalah yang kita hadapi jika kita bertaqwa kepada Alloh. Selain itu, Alloh akan memberikan rezeki dari arah yang tidak kita duga sebelumnya jika kita bisa selalu bertaqwa kepada Alloh. Misalnya tiba-tiba kita mendapatkan pekerjaan yang hasilnya besar, namun hanya memerlukan sedikit usaha.
Sedangkan jika kita kesulitan mendapatkan rezeki, mungkin kita perlu mengoreksi diri kita, apakah kita banyak berbuat salah dan belum kita taubati. Namun jika ternyata kita sudah bertaqwa kepada Alloh, berusaha menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya, namun tidak diberi rezeki yang mencukupi, mungkin cobaan melarat ini adalah baik bagi kita.
Jika kita tetap melarat walaupun sudah berusaha semaksimal mungkin, mungkin kita adalah termasuk hamba Alloh yang jika dicoba kaya tidak mau bersyukur seperti Qorun, yang tidak mau ber-infak dan berzakat setelah menjadi kaya, namun menganggap bahwa usahanya selama ini adalah karena kepandaiannya dan bukan pemberian dari Alloh.
--------------------------------------------------------------------------------
7. Memperbanyak tawakal kepada Alloh
وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ...الأية * سورة الطلاق 3
Barang siapa yang bertawakal kepada Alloh, maka Alloh akan mencukupinya.
Keterangan
Sifat tawakal adalah sifat berserah diri dan bisa menerima apa yang diberikan oleh Alloh kepada kita, apa yang Alloh qodarkan kepada kita. Insya Alloh, bila kita bisa bertawakal, maka pertolongan Alloh akan datang.
--------------------------------------------------------------------------------
8. Selalu husnudzon billah (berprasangka baik kepada Alloh)
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يَقُولُ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ إِذَا دَعَانِي * رواه مسلم
Dari Abu Huroiroh, berkata dia: Bersabda Rosululloh SAW: Sesungguhnya Alloh berfirman: “Aku di sisi persangkaan hambaku padaku, dan aku bersamanya ketika berdoa dia padaku.”
Keterangan
Sebagai hamba Alloh, kita harus selalu berprasangka baik akan semua yang diberikan oleh Alloh kepada kita, misalnya selalu bisa mensyukuri nikmat yang diberikan Alloh kepada kita walaupun kecil/sedikit, dan tetap berprasangka baik bahwa Alloh akan memberikan yang paling baik kepada kita.
Insya Alloh dengan terus berprasangka baik, Alloh akan terus membantu kita sesuai dengan persangkaan kita tersebut. Namun tentunya kita juga harus terus berusaha, jangan hanya menerima apa adanya tanpa mau berusaha.
--------------------------------------------------------------------------------
9. Menertibkan sholat tahajud dan do’a di sepertiga malam yang akhir
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ اْلآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ * رواه البخاري
Akan turun Tuhan kami yang Maha Barokah dan Maha Luhur setiap malam sampai ke langit dunia sehingga tetap pada 1/3 malam yang akhir. Maka Alloh berfirman : “Barang siapa yang berdoa padaku, maka mengabulkan aku baginya. Barang siapa yang minta padaku, maka aku akan memberikan padanya. Barang siapa yang minta ampun padaku, maka mengampuni aku padanya.”
Keterangan
Berdasarkan hadits di atas, Alloh akan mengabulkan do’a hambanya jika rajin berdo’a pada 1/3 malam yang akhir (sekitar pukul satu pagi sampai menjelang subuh), termasuk bagi orang yang dicoba melarat dan meminta kehidupan yang lebih baik. Orang yang meminta ampun juga diampuni oleh Alloh.
Namun perlu diingat pula bahwa dari hadits lain dijelaskan pula bahwa ada 3 cara Alloh mengabulkan do’a hambanya, yaitu: (1) langsung dikabulkan, (2) ditunda, (3) diganti, entah diganti di dunia maupun di akhirat nanti, mungkin apa yang kita minta tidak baik untuk diri kita. Oleh karena itu, kita jangan sampai putus asa dalam berdo’a, selalu husnudzon billah bahwa Alloh akan mengabulkan setiap do’a yang kita pinta.
Amalan yang bisa Mendatangkan Rezeki dari Alloh
(from http://www.wiwid.org)
1. Memperbanyak istighfar kepada Alloh
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا * يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا * وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا * سورة نوح 10-12
Maka berkata aku (Nuh): “Mohonlah ampun kepada Tuhan kalian, sesungguhnya Dia (Tuhan/Alloh) adalah Maha Pengampun”. (Dia) akan mengutus langit untuk menurunkan hujan yang lebat kepada kalian. Dan akan menambah pada kalian dengan harta dan anak; dan menjadikan kebun dan sungai pada kamu sekalian
Keterangan:
Dengan banyak membaca istighfar, maka Alloh akan mengampuni dosa-dosa kita (pengampunannya tentu tergantung dengan dosa-dosa yang kita perbuat). Jika kita rajin membaca istighfar, maka Alloh juga akan menambah rezeki kepada kita, yang pada ayat di atas digambarkan dengan banyaknya harta dan anak, dan adanya kebun dan sungai.
مَنْ أَكْثَرَ مِنَ اْلاِسْتِغْفَارِ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ * رواه أخمد
“Barang siapa yang memperbanyak dari istighfar, maka menjadikan Alloh dari tiap-tiap kesusahan (pada) kelonggaran/kemudahan, dan dari tiap-tiap kesempitan (pada) jalan keluar, dan memberikan rezeki dari arah yang tidak diduga.”
Keterangan:
Siapa saja yang memperbanyak membaca istighfar akan dimudahkan oleh Alloh jika menemui kesulitan, akan diberikan jalan keluar jika mengalami masalah, dan akan diberikan rezeki yang tidak disangka-disangka sebelumnya.
--------------------------------------------------------------------------------
2. Memperbanyak sodaqoh/infak fisabilillah
وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ * سورة سبإ 39
Dan semua yang kamu infakkan, maka Alloh akan menggantinya. Dan Alloh adalah sebaik-baiknya zat yang memberi rezeki.
Keterangan:
Alloh akan mengganti semua yang diinfakkan oleh manusia, baik kecil maupun besar, karena Alloh memiliki kuasa untuk memberikan rezeki. Dalam beberapa hadits lainnya justru diterangkan bahwa Alloh akan mengganti harta yang diinfakkan dengan nilai yang jauh lebih besar, baik di dunia maupun di akhirat.
قَالَ اللَّهُ أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ * رواه البخاري
Alloh berfirman: “Berinfaklah kamu, maka berinfak aku padamu”
Keterangan:
Jika kita berinfak atau memberikan shodaqoh di jalan Alloh, Alloh berjanji akan meng-infakkan kita kembali, atau memberikan ganti dari harta yang kita infakkan tersebut. Dalam hal ini, yang diberikan oleh Alloh bisa berupa harta ataupun hal-hal lain yang mungkin lebih berarti dari harta yang kita infakkan.
--------------------------------------------------------------------------------
3. Memperbanyak shilaturrohim
مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ * رواه البخاري
“Barang siapa yang senang jika dibentangkan rezeki kepadanya dan dipanjangkan umurnya maka menyambunglah pada famili/keluarganya.”
Keterangan
Orang yang senang bersilaturrohim akan dimudahkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya. Silaturrohim di sini adalah mengunjungi keluarga atau sanak famili kita, terutama yang sudah jarang sekali bertemu. Adapun umur yang dipanjangkan ada dua pengertian, yaitu umur yang memang lebih dipanjangkan oleh Alloh, atau kehidupan yang lebih baik, sehingga umur yang dirasakan lebih bermanfaat.
--------------------------------------------------------------------------------
4. Senang menghormati tamu
الضَّيْفُ يَأْتِى بِرِزْقِهِ وَيَرْتَحِلُ بِذُنُوْبِ الْقَوْمِ يُمَحِّصُ عَنْهُمْ ذُنُوْ بَهُمْ * رواه ابو الشيخ
Tamu datang dengan rezekinya dan pergi dengan dosa kaum (tuan rumah), membersihkan dari mereka (tamu) (pada) dosa-dosa mereka (tuan rumah)
Keterangan:
Kedatangan tamu membawa rezeki bagi tuan rumah. Selain itu dengan perginya tamu, maka dosa-dosa yang dimiliki oleh rumah dibersihkan (dihapus) seiring dengan perginya tamu. Perlu dicatat bahwa dalam hal ini bukan berarti yang bertamu kehilangan rezeki dan menanggung dosa :-).
--------------------------------------------------------------------------------
5. Berusaha menjadi orang yang jujur / amanah
اْلأَمَانَةُ تَجْلِبُ الرِّزْقَ وَالْخيانة تَجْلِبُ الْفَقْرَ * رواه الديلمي
Amanah itu menarik rezeki, dan khianat itu menarik kemelaratan
Keterangan
Sifat amanah atau dapat dipercaya itu dapat menarik rezeki, karena biasanya orang yang jujur dan dapat dipercaya akan disukai oleh banyak orang dan makin lama makin jujur, kepercayaan akan semakin diberikan dan akan semakin banyak menambah rezeki. Sebaliknya, orang yang tidak jujur, tidak bisa menjaga amanah atau khianat, biasanya akan dijauhi banyak orang sehingga menjadi melarat karena tidak ada perantara yang memberikan rezeki padanya.
--------------------------------------------------------------------------------
6. Meningkatkan taqwa kepada Alloh (mengerjakan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya)
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا * وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ ...الأية * سورة الطلاق 2-3
Dan barang siapa yang taqwa kepada Alloh, Alloh akan menjadikan padanya jalan keluar, dan akan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka
وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقَ بِخَطِيئَةٍ يَعْمَلُهَا * رواه ابن ماجة
Dan sesungguhnya seorang laki-laki dihalang-halangi (atas) rezeki dengan kesalahan yang dia amalkan.
Keterangan
Dari ayat Al-Qur’an dan hadits di atas bisa kita lihat bahwa Alloh akan memberikan jalan keluar dari setiap masalah yang kita hadapi jika kita bertaqwa kepada Alloh. Selain itu, Alloh akan memberikan rezeki dari arah yang tidak kita duga sebelumnya jika kita bisa selalu bertaqwa kepada Alloh. Misalnya tiba-tiba kita mendapatkan pekerjaan yang hasilnya besar, namun hanya memerlukan sedikit usaha.
Sedangkan jika kita kesulitan mendapatkan rezeki, mungkin kita perlu mengoreksi diri kita, apakah kita banyak berbuat salah dan belum kita taubati. Namun jika ternyata kita sudah bertaqwa kepada Alloh, berusaha menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya, namun tidak diberi rezeki yang mencukupi, mungkin cobaan melarat ini adalah baik bagi kita.
Jika kita tetap melarat walaupun sudah berusaha semaksimal mungkin, mungkin kita adalah termasuk hamba Alloh yang jika dicoba kaya tidak mau bersyukur seperti Qorun, yang tidak mau ber-infak dan berzakat setelah menjadi kaya, namun menganggap bahwa usahanya selama ini adalah karena kepandaiannya dan bukan pemberian dari Alloh.
--------------------------------------------------------------------------------
7. Memperbanyak tawakal kepada Alloh
وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ...الأية * سورة الطلاق 3
Barang siapa yang bertawakal kepada Alloh, maka Alloh akan mencukupinya.
Keterangan
Sifat tawakal adalah sifat berserah diri dan bisa menerima apa yang diberikan oleh Alloh kepada kita, apa yang Alloh qodarkan kepada kita. Insya Alloh, bila kita bisa bertawakal, maka pertolongan Alloh akan datang.
--------------------------------------------------------------------------------
8. Selalu husnudzon billah (berprasangka baik kepada Alloh)
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يَقُولُ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ إِذَا دَعَانِي * رواه مسلم
Dari Abu Huroiroh, berkata dia: Bersabda Rosululloh SAW: Sesungguhnya Alloh berfirman: “Aku di sisi persangkaan hambaku padaku, dan aku bersamanya ketika berdoa dia padaku.”
Keterangan
Sebagai hamba Alloh, kita harus selalu berprasangka baik akan semua yang diberikan oleh Alloh kepada kita, misalnya selalu bisa mensyukuri nikmat yang diberikan Alloh kepada kita walaupun kecil/sedikit, dan tetap berprasangka baik bahwa Alloh akan memberikan yang paling baik kepada kita.
Insya Alloh dengan terus berprasangka baik, Alloh akan terus membantu kita sesuai dengan persangkaan kita tersebut. Namun tentunya kita juga harus terus berusaha, jangan hanya menerima apa adanya tanpa mau berusaha.
--------------------------------------------------------------------------------
9. Menertibkan sholat tahajud dan do’a di sepertiga malam yang akhir
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ اْلآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ * رواه البخاري
Akan turun Tuhan kami yang Maha Barokah dan Maha Luhur setiap malam sampai ke langit dunia sehingga tetap pada 1/3 malam yang akhir. Maka Alloh berfirman : “Barang siapa yang berdoa padaku, maka mengabulkan aku baginya. Barang siapa yang minta padaku, maka aku akan memberikan padanya. Barang siapa yang minta ampun padaku, maka mengampuni aku padanya.”
Keterangan
Berdasarkan hadits di atas, Alloh akan mengabulkan do’a hambanya jika rajin berdo’a pada 1/3 malam yang akhir (sekitar pukul satu pagi sampai menjelang subuh), termasuk bagi orang yang dicoba melarat dan meminta kehidupan yang lebih baik. Orang yang meminta ampun juga diampuni oleh Alloh.
Namun perlu diingat pula bahwa dari hadits lain dijelaskan pula bahwa ada 3 cara Alloh mengabulkan do’a hambanya, yaitu: (1) langsung dikabulkan, (2) ditunda, (3) diganti, entah diganti di dunia maupun di akhirat nanti, mungkin apa yang kita minta tidak baik untuk diri kita. Oleh karena itu, kita jangan sampai putus asa dalam berdo’a, selalu husnudzon billah bahwa Alloh akan mengabulkan setiap do’a yang kita pinta.
Langganan:
Postingan (Atom)